|
|
|
Oleh admin
|
|
Kamis, 08 Oktober 2009 00:00 |
Apa itu pertanian organik? Pemanfaatan pengetahuan tradisional dan pengetahuan modern dalam pengelolaan manajemen ekosistem yang tidak mengunakan input dari luar. System pertanian yang tidak menggunakan jenis pupuk dan pestisida sintetis, obat-obatan kimia, benih hasil rekayasa genetika dan zat additive serta iradiasi.
Pertanian organik adalah system manajemen produksi yang holistik, yang berusaha untu mencapai agro-ekosistem yang sehat, termasuk di dalamnya adalah keragaman hayati, siklus biologis, dan aktifitas biologis tanah. PO menekankan pada pemanfaatan manajemen yang memanfaatkan input off-farm, memperhitungkan keadaan sekitar yang bisa diadopsi oleh kondisi setempat. Hal inibisa dilakukan dengan memanfaatkan ilmu agronomi, biologi dan pemanfaatan peralatan lain untuk mengoptimalkan sumber daya lokal guna menghilangkan bahan-bahan sintetis.
Apa beda antara pangan “alami” (natural) dan “organik”? Pertanian organik didasarkan pada pendekatan dan standar yang sistematis yang bisa diverifikasi dan dikenal secara internasional. Pangan alami, di lain pihak, tidak memiliki definisi dan pengakuan secara hukum, dan tidak didasarkan pada pendekatan yang sistematis. Produk alami kebanyakan melalui proses yang minimal, tidak ada permintaan untuk menyediakan pembuktian, terbuka dan bisa menyebabkan penyalah gunaan istilah “alami” tersebut.
Bagaimana lahan PO menjaga kesuburannya? Petani organik menjaga nutrisi tanaman dengan melakukan rotasi tanaman yang juga termasuk adanya tanaman peneduh dan ternak, guna mendapatkan kompos. Penerapan pematang dan penanaman bisa meningkatkan struktur tanah, bahan organik dan kehidupan mikroba di tanah. Mineral tambang dan sedikit bahan sintetik diperbolehkan sebagai tambahan sumber nutrisi, sementara kontaminasi terhadap tanah, tanaman dan air harus dihindari.
Apakah petani organik melakukan tindakan pencegahan ketika memberikan pupuk organik di sawah/lahan? Ya. Pupuk mentah dan kotoran ternak dan tanaman harus diolah lebih dulu supaya tidak menyebabkan kontaminasi terhadap air, tanah dan tanaman. Pupuk seharusnya dibuat kompos dulu sebelum dimasukkan ke sawah.
Apa itu Standar Pertanian organik secara umum menggunakan standar yang akan diterapkan dalam proses produksi, panen sampai pengolahannya. Penggunaan standar untuk menjamin proses yang dilakukan memenuhi pedoman yang telah dibuat. Dalam standar terdapat dokumentasi yang berguna untuk menjelaskan bagaimana proses produksi yang dilakukan secara organik.
Apa itu ICS (internal control system) Dasar dari ICS adalah adanya standar PO, ICS menerapkan pendokumentasian yang lebih ketat untuk menuju sertifikasi produk organik. Sertifikasi organik akan memanfaatkan dokumentasi ICS untuk melakukan langkah awal sertifikasi produk organik.
Apa itu PGS (participatory guarantee system) Penjaminan partisipatif juga menggunakan standar PO untuk menjelaskan kepada konsumen bagaimana proses produksi dari produk organik yang dihasilkan. Proses PGS lebih mudah karena alat ini digunakan untuk meyakinkan konsumen di daerah sekitar, atau konsumen jarak jauh yang ingin melihat secara langsung proses produksi di lahan.
Mengapa harga makanan organik lebih mahal? Produk organik yang sudah mendapat organik pada umumnya lebih mahal. Ada beberapa alasan: 1. Produk organik jumlahnya lebih sedikit dibanding dengan permintaan (hukum pasar) 2. Beaya produksi lebih mahal pada tenaga kerja karena proses produksi yang alami. 3. Jumlah hasil panen yang terbatas (sesuai dengan pertumbuhan alami) yang tidak menggunakan rekayasa jumlah panen yang lebih besar. 4. Pemanfaatan alat transportasi dan pemrosesan hasil produk yang lebih terjaga keorganikannya. 5. Pemasaran dan distribusi yang tidak bercampur produk lain membuat beaya tidak efisien karena jumlah yang terbatas.
Untuk proses selanjutnya, menurut perhitungan beaya pemupukan, harga akan lebih murah dibanding dengan produk konvensional, tetapi ada beaya perawatan lebih besar untuk tenaga kerja. Beberapa faktor akan mempengaruhi harga, tergantung dari jenis produk dan cara perawatan serta jalur distribusiyang ada. Selain itu, hukum pasar akan berlaku dalam sistem pemasaran apapun
Apa keuntungan lingkungan dari pertanian organik? Keberlanjutan yang bisa berlangsung lama. Pertanian organik memberikan efek jangka menengah dan panjang terhadap ekosistem. Tujuannya adalah untuk memproduksi pangan sembari memperbaiki keseimbangan ekologi untuk mengatasi masalah kesuburan tanah dan hama. PO memiliki pendekatan pro-aktif bukan untuk mengatasi masalah yang muncul.
Tanah. Penanganan tanah seperti rotasi tanaman, tumpangsari (inter-cropping), simbiosisme, tanaman peneduh, pupuk organik adalah inti dari praktek pertanian organik. Hal ini akan meningkatkan kehidupan flora dan fauna yang membantu pembentukan struktur tanah yang sehat. Hal ini juga meningkatkan perputaran energi dan nutrisi sehingga tanah memiliki daya serap nutrisi dan air untuk menggantikan mineral pupuk yang tidak dibutuhkan. Teknik manajemen seperti ini juga memiliki peran penting untuk mengatasi erosi tanah, meningkatkan keragaman flora dan fauna, mengurangi hilangnya nutrisi dan membantu untuk meningkatkan produksi tanah.
Air. Di banyak tanah pertanian, polusi air oleh pupuk dan pestisida kimia menjadi masalah utama. Karena pengunaan bahan ini dilarang dalam PO, maka harus diganti dengan pupuk organik (misal: kompos, pupuk kandang, dan hijau daun) dan memanfaatkan keragaman hayati yang lebih besar, meningkatkan struktur tanah dan perembesan air. Sistem organik yang ditata dengan baik dengan nutrisi yang lebih baik bisa menyimpan dan mengurangi resiko polusi sir tanah. Di beberapa daerah yang memiliki masalah polusi air yang besar, konversi ke organik sangat dianjurkan.
Pertanian organik mengurangi energi yang tidak bisa diperbaharui dengan mengurangi penggunaan kimia pertanian. PO membantu dalam mengurangi efek rumah kaca dan pemanasan global dengan cara menyingkirkan karbon dari tanah.
Keragaman hayati. Pertanian organik adalah penjaga sekaligus pemanfaat keragaman hayati di semua tingkatan. Pada tingkat gen, benih tradisional dan yang sudah diadaptasi dikembangkan karena memiliki resistensi terhadap penyakit yang lebih besar dan memiliki daya lentur terhadap stress akibat iklim. Pada tingkat jenis, kombinasi tanaman dan binatang yang beragam meningkatkan nutrisi dan perputaran energi untuk produksi pertanian. Pada tingkat ekosistem, perawatan wilayah yang alami di sekitar lahan organik dan tidak adanya input kimia menciptakan habitat alam liar. Pemanfaatan penanaman dengan rotasi akan mengurangi erosi keragaman hayati, menciptakan gen yang lebih sehat dan mengurangi penggunaan pestisida serta mengundang koloni kelahan organik yang berfungsi sebagai penyubur dan menghilangkan predator.
|
|
LAST_UPDATED2 |
|